Seekor burung melintas tepat di atas ubun-ubunnya. Satira menengadah, setetes darah jatuh di puncak hidungnya. Tidak jauh dari tempatnya berpijak, seorang pemburu mengokang senapannya sekali lagi untuk buruannya yang terbang menjauh.Satira menyentuh darah itu dengan telunjuk lentiknya, lalu..., aku paling suka bagian ini, Satira menjilatinya. Seutas senyum lahir dengan bibir mungilnya yang berserat-serat. Aku lahir pada saat itu, Maria. Tidakkah kau tahu betapa bahagianya ia melihat setetes gumpal merah itu? Mana pernah kau membuat dia merasa senang begitu. Kau memang sudah ada dua tahun lebih awal, tapi Satira mencintaiku seolah kami berdua telah saling kenal selama satu dasawarsa.
Ketika itu, Bumi berusaha mengabukan rumah mereka dengan sebatang obor. Satira butuh seseorang untuk menghentikan tindakan itu, namun kau tidak muncul. Payah!Maka aku datang untuknya, Maria. Aku menghapus semua beban di pikirannya. Aku membungkusBumiuntuk bergabung bersama abu rumahnya.
“Diam,”
Begitulah reaksi lain orang yang bersalah kalau bukan melempar cerita-cerita palsu, menjalin kalimat-kalimat eskapisme. Kau tidak bisa muncul, karena kau lahir di satu malam hina. Saat Satira dikelilingi sepi kamarnya. Ia yang lelah menanti penghuni rumah yang lain pulangtanpa sengaja singgah di situs tentang orang-orang sepertimu. Yang memuja bibir sesamanya. Yang menikmati payudara sesamanya.
.....baca lanjutannya dalam kumpulan cerpen 'Satira (Perempuan dan Pena Takdir)'
Monday, 17 January 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Pages
Labels
#7HariMenulisSuratPutus
(39)
#fiksikal
(12)
#kesukaan
(1)
#reblog
(2)
Artikel
(9)
backpacking
(1)
Bicara Teater
(2)
Cerita Pendek
(14)
cewek cewek pelpek
(4)
Findie Makassar
(1)
Gambar Dunia
(11)
Ilmu Sastra
(1)
info
(2)
Kita Memimpikan Ini
(2)
Kritik Film
(17)
My Quotes
(41)
Naskah Drama
(1)
Puisi
(22)
sajak
(2)
Screening Film
(2)
Terpotong
(7)
Ujaran
(64)
Popular Posts
-
Sebuah film memiliki daya magis yang sangat memikat jika digarap sendiri oleh penulisnya. Cerita sebagai landasan utama, tolak ukur, jabang ...
-
Mungkin jikalau saja kita (umat manusia) mau berfikir tentang hal-hal kecil yang mungkin dianggap remeh yang ada di sekitar kita, maka Insya...
-
Judul Film : Cinta/mati Sutradara : Ody C. Harahap Penulis Naskah : Ody C. Harahap, Akbar Maraputra Produser ...
-
Dear Erika, How are you? We haven't meet again since when? Oh yeah, a year after junior high school graduate, right? Look at yo...
-
Judul Film : Mika Sutradara : Lasja Fauzia Susatyo Penulis Naskah : Indra Herlambang Produser : ...
3 komentar:
ada yg kisah nyata ndak ?
:3
meninggalq ne satira ato bmana ? ?
hidupkan mi sja ru lanjutkanq critax . . hehe
Post a Comment