*
Jikalau kau udara, aku ingin bertapa untuk jadi oksigen
Berada di antara kamu, dia antara pelukanmu
**
Kau angin yang berhembus di seputaran gariswaktu
Aku oksigen senantiasa turut serta, dalam pelan dan dahsyat hembusanmu
***
Kau angin pemilik kata terikat,
Aku oksigen mengikuti tanpa ikatan
****
Seumpama dia penghirup tunggalmu,
Aku pun akan turut menghidupkannya dalam tiap hembusan
*****
Udara menemukan kebahagiaan bercanda di balik roknya
Aku ikut, aku ikut, serta menumbuhkannya, menelanjanginya
******
Jikalau kau udara, aku oksigen
Walapun air terlebih dahulu engkau cinta
Sunday, 6 November 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Pages
Labels
#7HariMenulisSuratPutus
(39)
#fiksikal
(12)
#kesukaan
(1)
#reblog
(2)
Artikel
(9)
backpacking
(1)
Bicara Teater
(2)
Cerita Pendek
(14)
cewek cewek pelpek
(4)
Findie Makassar
(1)
Gambar Dunia
(11)
Ilmu Sastra
(1)
info
(2)
Kita Memimpikan Ini
(2)
Kritik Film
(17)
My Quotes
(41)
Naskah Drama
(1)
Puisi
(22)
sajak
(2)
Screening Film
(2)
Terpotong
(7)
Ujaran
(64)
Popular Posts
-
Sebuah film memiliki daya magis yang sangat memikat jika digarap sendiri oleh penulisnya. Cerita sebagai landasan utama, tolak ukur, jabang ...
-
Mungkin jikalau saja kita (umat manusia) mau berfikir tentang hal-hal kecil yang mungkin dianggap remeh yang ada di sekitar kita, maka Insya...
-
Judul Film : Cinta/mati Sutradara : Ody C. Harahap Penulis Naskah : Ody C. Harahap, Akbar Maraputra Produser ...
-
Dear Erika, How are you? We haven't meet again since when? Oh yeah, a year after junior high school graduate, right? Look at yo...
-
Judul Film : Mika Sutradara : Lasja Fauzia Susatyo Penulis Naskah : Indra Herlambang Produser : ...
0 komentar:
Post a Comment